Siluet Jingga yang Waktu Itu

Posted: Desember 16, 2010 in dokter

berkelebat bayangan

agak suram diterpa angin selatan

aku terdiam dalam angan

dan haruskah selalu kutanyakan

apakah arti siluet jingga yang waktu itu

 

datang begitu saja

tak mengira-ngira rasa

hanya membias seribu warna bersahaja

lalu lenyap dalam sedetik masa

 

datang begitu saja

tak mengira-ngira rasa

hanya merona sejuta cinta bersahaja

lalu lenyap dalam sedetik masa

rasaku dibawa pergi meninggalkan jejak rindu yang kental

mematri hati di ufuk jingga dalam bingkai siluet

 

sangat menyiksa kalbu

berkelebat bayangan

agak suram diterpa angin selatan

aku terdiam dalam angan

dan haruskah selalu kutanyakan

apakah arti siluet jingga yang waktu itu

 

Manado, 16 Desember 2010

#30harimenulispuisi day#13 “siluet”

Komentar
  1. tfd mengatakan:

    doooohhh klem ketinggalan dalam perut *si siluet jadi grogi* jiahahaha…

  2. irmasenja mengatakan:

    siluetmu indah sahabatku ^^

  3. windflowers mengatakan:

    tak usahlah kau tanyakan arti siluet itu…
    nikmatilah jika itu memang bisa dinikmati…:)

  4. Winny mengatakan:

    Masih tentang cinta, ah bahkan sekedar siluetpun ia masih bisa mempesona

  5. widi mengatakan:

    masih saja kuterpaku, mencari siluet jingga mu…. hayooo siapa dia ??? xi xi xi

  6. rin mengatakan:

    siluet…
    siluet-siluet yang sulit… semoga tak berubah menjadi selulit.. heheh..

    *ah, puisimu mbaaa.. selalu saja bikin ngerasa ‘aaah.. gt..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s