For My Dear at December 1999

Posted: Desember 15, 2010 in puisi

Dear,
“Air laut lagi pasang
Pagi ini Cuma itu
Yang dapat ku ungkapkan
Pada hati
Pada jiwa
Dan pada kau yang selalu diam
(begitukah?)
Bukankah kabarmu tapk pernah kudengar?
Walau dari angin yang lewat
Ataupun dari nyanyian wangi bunga-bunga yang
(yang juga rindu padamu)
Lalu aku tertegun sendiri
Memandangi laut yang keemasan
Karena matahari pagi tengah bersolek di atasnya
Pada pikirku aku ini bodoh
Mana mungkin kau datang menyeberang
Hanya untuk mewujudkan suatu ilusi
Yang tak pernah menjanjikan harap
Hanya ingin kau tahu
Pernah ada sepi yang lembut
Dalam rindu hatiku
Untukmu
(sejenak kemudian bayangmu terlupakan
selamanya…..)”

 

Manado, 14 Desember 2010

#30harimenulispuisi, day #11 “DECEMBER

Komentar
  1. ivan kavalera mengatakan:

    wow…rumah baru wordpressnya bu dokter cantik banget.

  2. irmasenja mengatakan:

    ada bayang yg terlupakan didesembermu, sayangnya tidak bagiku ^_^

  3. windflowers mengatakan:

    sebuah ilusi..bukan lagi menjadi sebuah ilusi, jika kau mengijinkannya menjadi sebuah wujud..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s