Kau Kunamakan Senyuman

Posted: Desember 14, 2010 in puisi

malam hampir habis

ada sesaat gerimis

di subuh yang berembun tipis

sempat menyuguh sebuah senyum manis

walau samar kuseduh dari mimpi-mimpi

 

kau ku namakan Senyuman

yang sedari dulu di hati seakan tertawan

setelah bertahun tanpa terhapuskan

mungkin pernah terlunturkan

namun tetap tak bisa benar-benar terlupakan

aaaahhh………..

ingin rasanya ku tanyakan

mantra apa yang kau ucapkan

di hari pertama kulihat sebuah senyuman

dan setelah sekian tahun terlewatkan

tiba-tiba muncul dalam mimpi-mimpiku yang berantakan

sampai mata ini sukar terpejamkan

 

malam hampir habis

ada sesaat gerimis

di subuh yang berembun tipis

sempat menyuguh sebuah senyum manis

walau samar kuseduh dari mimpi-mimpi

 

(tapi koq rasanya magis………………..?

hiyyyyyyyy *merinding* lol)

 

Manado, 14 Desember 2010

#30harimenulispuisi, day #8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s