Neuritis Optik

Posted: Maret 26, 2010 in Neuritis Optik
Tag:

Neuritis optik adalah gangguan penglihatan yang disebabkan karena peradangan pada saraf optik.
Deskripsi
Neuritis optik terjadi akibat saraf optik yang merupakan yang membawa impuls penglihatan ke otak mengalami peradangan serta sarung mielin yang membungkus saraf tersebut mengalami kerusakan (proses ini disebut juga demielinisasi). Terjadinya sangat khas pada salah satu mata (70%) yang menyebabkan gangguan penglihatan yang cepat dan progresif tetapi bersifat sementara. Sekitar 30% penderita terjadi pada kedua mata. Neuritis optik cenderung menyerang dewasa muda dengan usia rata-rata 30-an. Tujuh puluh lima persen penderita merupakan wanita.
Kerusakkan saraf terjadi pada bagian saraf optik yang letaknya di belakang bola mata dan disebut juga neuritis retrobulbar serta sering dikaitkan dengan penyakit sklerosis multipel. Peradangan saraf optik dan edema (pembengkakan) terjadi akibat tekanan intrakranial pada tempat dimana saraf masuk ke dalam bola mata. Peradangan di tempat tersebut disebut papilitis.
Penyebab dan Gejala-Gejala

Gejala-gejala neuritis optik adalah jika ditemukan satu atau lebih gejala berikut ini:

  • penglihatan kabur
  • bintik/bercak buta, terutama pertengahan lapang pandang
  • nyeri saat pergerakkan bola mata
  • sakit kepala
  • buta warna mendadak
  • gangguan penglihatan pada malam hari
  • gangguan ketajaman penglihatan

Neuritis optik sering diakibatkan oleh penyakit sklerosis multipel. Penyebab lainnya adalah infeksi virus, jamur, ensefalomielitis, penyakit-penyakit otoimun atau tumor yang menekan saraf penglihatan atau penyakit-penyakit pembuluh darah (misalnya radang arteri temporal). Beberapa bahan kimia beracun seperti metanol dan timah hitam dapat menyebabkan kerusakkan saraf optik. Kerusakn saraf optik dapat juga dikarenakan penyalahgunaan alkohol dan rokok. Neuritis optik dapat juga disebabkan karena gangguan sistem kekebalan tubuh.


Diagnosis
Dokter mata akan memeriksa mata penderita dan menentukan diagnosis neuritis optik. Pemeriksaan mata lengkap termasuk pemeriksaan ketajaman penglihatan, pemeriksaan buta warna serta pemeriksaan retina dan diskus optik dengan menggunakan oftalmoskop. Tanda-tanda klinis seperti gangguan reaksi pupil jelas terlihat selama pemeriksaan mata tetapi pada beberapa keadaan mata terlihat normal. Riwayat medis penderita dapat digunakan untuk mengetahui apakah pernah terpapar/kontak dengan bahan-bahan beracun seperti timah hitam yang dapat menyebabkan neuritis optik.

Pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan MRI (magnetic resonance imaging) diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Dengan MRI dapat dibuktikan tanda-tanda sklerosis multipel.


Terapi
Pengobatan neuritis optik tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Gangguan penglihatan yang disebabkan infeksi virus akan membaik sendiri setelah diberikan pengobatan terhadap virus. Neuritis optik yang disebabkan bahan-bahan beracun dapat diatasi bila sumber-sumber/kontak dengan racun dihindari.
Pemberian kortikosteroid suntikan yang dilanjutkan dengan pemberian oral pada penderita neuritis optik akibat sklerosis multipel sangat cepat memperbaiki penglihatan penderita, tetapi masih diperdebatkan penggunaanya untuk mencegah kekambuhan. Terapi Percobaan Neuritis Optik menunjukkan bahwa steroid yang diberikan dengan suntikkan intravena efektif untuk mengurangi serangan neuritis optik akibat penyakit sklerosis multipel hingga 2 tahun, tetapi perlu penelitian lebih lanjut. Prednison yang diberikan secara oral tampaknya dapat meningkatkan serangan berulang neuritis optik sehingga terapi ini tidak dianjurkan.


Prognosis
Gangguan penglihatan yang disebabkan karena neuritis optik biasanya bersifat sementara. Remisi (penyembuhan) spontan terjadi dalam dua hingga lima minggu. Saat masa pemulihan, 65% – 80% ketajaman penglihatan penderita menjadi lebih baik. Prognosis jangka panjang tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika serangan ini ditimbulkan oleh infeksi virus maka akan mengalami penyembuhan sendiri tanpa meninggalkan efek samping. Jika neuritis optik dipicu oleh sklerosis multipel, maka serangan berikutnya harus dihindari. Tigapuluh tiga persen penderita neuritis optik akan kambuh dalam lima tahun. Tiap kekambuhan menyebabkan pemulihannya tidak sempurna bahkan memperburuk penglihatan seseorang. Ada hubungan yang kuat antara neuritis optik dengan sklerosis multipel. Pada orang yang tidak mengalami sklerosis multipel maka separuh dari mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat neuritis optik akan menderita penyakit ini dalam 15 tahun.


Pencegahan
Pemeriksaan mata secara teratur untuk menjaga kesehatan mata. Pengobatan dini terhadap masalah penglihatan dapat mencegah kerusakkan permanen pada saraf mata.

Komentar
  1. nurhayati mengatakan:

    teman saya di diagnosis oleh dokter syaraf terkena neuritis optik pada mata kanandan ini sudah selama 2 bulan. saat terkena 5 hr langsung dirawat selama 1 minggu lebih di RS namun tidak ada perubahan. lalu berobat jalan sampai sekarang juga tetap sama. sudah konsultasi ke beberapa dokter mata dan syaraf, mengatakan kemungkinan sembuh saat tipis. terakhir konsultasi k dokter syaraf di RS, mengatakan hal ini tidak mungkin sembuh. apakah penyakit ini dapat menular ke mata kiri. dan apakah penyakit ini bisa bertambah fatal??? apa yang harus dilakukan sekarang untuk mencegah bertambah parah lagi?

  2. Penderita mengatakan:

    saya juga menderita neuritis optic..
    sudah 1bulan lebih sejak dirawat saya belum, kembali 100%,
    penglihatan buram..
    skrg sudah tidak minum obat.
    smoga penglihatan membaik.. T.T

  3. Shara Aza Aza mengatakan:

    saya penderita Neuritis Retrobulbar, pertama kali saya terkena penyakit ini seikitar awal tahun 2006, ketika penglihatan saya mulai terasa aneh, maka saya langsung memeriksakan diri ke RS, kemudian dilakukan rawat jalan slama kurang lebih 2 bulan setelah itu penglihatan saya kembali normal, tapi ketika tahun 2007 saya terkena lagi, karena penanganannya terlambat akhirnya saya menderita neurtis retrobulbar hingga sekarang.

  4. livia mengatakan:

    mohon info bapak ibu yang mengalami neoritis optica, mohon hubungi saya di 08161859574

  5. Chantie Khenee Majnun mengatakan:

    kenapa sih mba, neuritis optik itu cuma menyerang salah satu mata aja? terus katanya kalo neuritisnya parah,penderitanya bisa buta y? permanen ga mba?? n ada alternatif bwt pengobatannya g?
    ditunggu ya balasannya.. terimakasih

    #untuk para penderita,, tetap semangat dan teruslah bersabar..
    percayalah bahwa tak ada penyakit yang tak ada obatnya..🙂

  6. iyma mengatakan:

    aku di vonis neuritis optik semenjak 3 bulan lalu , dan menyerang mata kiri .. kenapa obat obatan yang di berikan iytu cuma obat penenang [valium, etc] .. kira kira obatnya apa yach ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s