Berapa batasan konsumsi garam pada pasien dengan hipertensi?

Posted: Maret 26, 2010 in Penyakit dalam
Tag:

?    Berapa batasan konsumsi garam pada pasien dengan hipertensi?

Garam menyebabkan menumpuknya cairan dalam tubuh, sehingga meningkatkan volume dan tekanan darah. Menurut WHO Expert Committe on Preevention of Cardiovascular Disease sebaiknya konsumsi garam tidak lebih dari 6 gr/hari.

?    Mengapa pada pasien dengan hipertensi, konsumsi garam merupakan faktor resiko tinggi?

Garam merupakan faktor yang sangat penting dalam petogenesis hipertensi. Pengaruh asupan garam terhadap timbulnya hipertensi terjadi melalui peningkatan volume plasma, curah jantung dan tekanan darah. Akibat kelebihan garam, akan menyebabkan retensi Na ginjal yang akan menyebabkan peningkatan volume cairan, preloadnya meningkat sehingga kontrktilitasnya juga meningkat yang mengakibatkan peningkatan curah jantung dan tahanan perifer yang menyebabkan hipertensi.

?    Apa batasan antara pasien dengan hipertensi emergensi dengan hipertensi urgensi dilihat dari tekanan darhnya, gejala klinik yang muncul?

Untuk membedakan apakah hipertensi emergensi atau hipertensi urgensi dapat dilihat berdasarkan definisinya masing – masing yaitu bila penderita datang dengan tekanan darah > 220/140 dengan gejala – gejala sakit kepala, gangguan kesadaran, kejang, lateralisasi, mual, muntah, uremia, proteinuria, oliguria, pada funduskopi terdapat perdarahan, eksudat edema papila, disertai adanya kelainan/kerusakan organ target, dapat dipikirkan hipertensi emergensi dan harus diturunkan dengan segera tekanan darahnya. Tetapi bila tekanan darahnya >180/110 disertai sakit kepala hebat tanpa ada kelainan/kerusakan dari organ target maka dapat dipikirkan hipertensi urgensi.

?    Mengapa pada hipertensi ensefalopati lebih sering pada orang kulit putih dan pada laki – laki lebih banyak?

Hipertensi lebih banyak pada orang kulit putih, mekanismenya belum diketahui dengan jelas dan hal ini merupakan data studi epidemiologis dari para ahli dari berbagai daerah. Sedangkan pada laki – laki lebih banyak karena faktor gaya hidup yang merupakan faktor – faktor resiko terjadinya hipertensi.

?    Apa gunanya pemeriksaan GDP pada penderita hipertensi ensefalopati ?

Karena biasanya hipertensi sering dijumpai pada pasien diabetes melitus, dimana hipertensi diketahui mempercepat dan mempertberat penyulit – penyulit akibat DM seperti nefropati diabetik, retinopati diabetik dan penyulit kardiovaskuler akibat iabetes yang akan meningkat dua kali lipat bila disertai hipertensi.

?    Apa hubungannya pemeriksaan asam urat dan urinalisis pada penderita hipertensi ensefalopati?

Pemeriksaan asam urat dan urinalisis diperlukan karena selain membantu menegakkan diagnosis penyakit ginjal, juga kerena proteinuria ditemukan pada hampir separuh pasien. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan pada urin segar.

?    Mengapa dipilih obat – obatan secara parenteral dari pada obat oral?

Diberikan obat – obatan secara parentral karena pada hipertensi ensefalopati dapat terjadi kejang, penurunan kesadaran bahkan sampai koma bila tekanan darah tidak segera diturunkan maka dari itu dipilih parenteral  lebih cepat dibandingkan oral.

?    Berapa batasan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi?

Batas penurunan tekanan darah sebanyak – banyaknya sampai 20 – 25 % dari tekanan darah arterial rata – rata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s