Arsip untuk ‘Neuritis Optik’ Kategori

Sampai pagi ini bayanganmu membuatku tak bisa tenang dan selalu seperti bernyanyi dalam sunyi “kau berhutang berjuta senyuman padaku”

di ujung pucuk-pucuk pagi mimpi-mimpiku berserakan dan dahan-dahan berembun rindu namun beku, sayang

jangan ingatkan padaku cemara-cemara itu pada tahun-tahun yang berlalu pada kerlap-kerlipnya pada pernak perniknya dan pada semua yang terpajang di dahan-dahannya

apa lagikah segalanyakah atau hatikukah atau rasakukah

semuanya seperti begitu saja bertebaran perih dan luka dan semua yang kusebut kebodohan menyiksaku sampai ingin menjadi pelarian juga sebuah hati yang nyaris mati