Arsip untuk ‘anak’ Kategori

setelah hari ini aku akan meninggalkan sebuah mimpi aku harus terus melangkah lagi walau ku tak pernah rela dalam hati .

Sampai pagi ini bayanganmu membuatku tak bisa tenang dan selalu seperti bernyanyi dalam sunyi “kau berhutang berjuta senyuman padaku”

di ujung pucuk-pucuk pagi mimpi-mimpiku berserakan dan dahan-dahan berembun rindu namun beku, sayang

jika hatiku ingin menari hanya dalam kata ia bisa mengungkap isi jiwa di atas kertas dengan huruf yang tertuang dari rasa

jangan ingatkan padaku cemara-cemara itu pada tahun-tahun yang berlalu pada kerlap-kerlipnya pada pernak perniknya dan pada semua yang terpajang di dahan-dahannya