mimpi-mimpiku berserakan
dan dahan-dahan berembun rindu
namun beku, sayang
.
di ujung malam-mlam sepi
harapku tetap juga terhempaskan
walau dahan-dahan berembun rindu
namun beku, sayang
.
di ujung penantian lagi
kuberdiri tak teralihkan
walau kau tahu dahan-dahan berembun rindu
namun semuanya beku, sayang
.
apa gunanya??
.
#30harimenulispuisi, day#21 “beku”


ah, ketika rasa yang ada telah membeku… dan berakhir dengan tanya “apa gunanya?” >.<
hehehehehe
jangan diambil hati